Workshop Relawan 1001 Buku

Pendiri Rumah Baca Zhaffa berbagi tips pengelolaan taman bacaan di Universitas Paramadina, Jakarta.

Seminar Nasional Entrepreneurship

Rumah Baca Zhaffa menjadi pembicara di Kampus BSI Ciputat, Tangerang.

Dari Bank Andara

Bank Andara menyerahkan donasi untuk Rumah Baca Zhaffa.

Rumah Baca Zhaffa di MNCTV

Rumah Baca Zhaffa hadir di acara "Ayo Main" MNCTV.

Sabtu, 20 Agustus 2016

Tinggi Apresiasi Kegiatan Pembinaan Kader Konservasi





Acara Pembinaan Kader Konservasi yang dilaksanakan oleh BKSDA Provinsi DKI Jakarta yang di dukung juga oleh Forum Komunikasi Kader Konservasi Indonesia (FK3I) Korda Prov. DKI Jakarta dengan tema “Melalui Pembinaan Kader Konservasi, Kita Tingkatkan Peran Kader Konservasi Sebagai Bentuk Aktualisasi Diri”  mendapatkan apresiasi yang luar biasa dari peserta.

Pembinaan yang digelar selama dua hari ini dimulai pada Kamis 18 Agustus 2016 dan berakhir Jumat 19 Agustus 2016. Pembinaan yang diikuti sebanyak 48 peserta yang berasal dari berbagai kalangan berlangsung sukses dan lancar. 48 peserta ini dibagi menjadi 5 kelompok.

Peserta yang hadir merupakan para Kader Konservasi dan Komunitas Pecinta Alam (KPA). Diantaranya, pengurus FK3I, STACIA,  Trashbag Community, Repeal, Sioux, SMK 40, SMA Pelita, Pramuka, Biodiversitywarrior  dan kami Green Community Indonesia (GCI) serta kader lainnya, Kader Konservasi yang hadir ini akan menjadi garda terdepan dalam menyuarakan konservasi. Acara yang berlangsung di Sentul Eco Edu Tourism, Gunung Pancar, Bogor – Jawa Barat ini di tutup oleh Kasubag Tata Usaha BKSDA DKI Jakarta.

Inilah merupakan acara yang paling ditunggu-tunggu para peserta. Khususnya Kader Konservasi  yang belum sempat mendapatkan pembinaan. GCI sendiri mengirimkan 4 kadernya untuk mengikuti kegiatan ini, mereka adalah Yudy, Ida, Shendy dan Amril.

Kader Konservasi dari Green Community Indonesia (GCI) bersama Kasubag TU BKSDA DKI Jakarta

Kami mengucapkan terima kasih kepada FK3I, para narasumber khususnya kepada BKSDA DKI Jakarta yang telah memberikan kesempatan untuk mengikuti acara pembinaan kader konservasi ini.
Para kader konservasi yang lainpun memberikan apresiasi yang luar biasa. Mereka mengharapkan setelah kegiatan pembinaan ini masih akan ada tindak lanjut pertemuan dan kegiatan konservasi.

Materi pertama diberikan oleh  Ahmad Junaedi mengenai Kader Konservasi. Ada tiga tingkatan Kader Konservasi yaitu, Pemula, Madya dan Utama. Untuk mencapai tingkatan terebut harus dapat dibuktikan dengan aktivitas para kader dan juga melalui pendidikan. Para kader juga dapat mengikuti lomba Wanalestari, yaitu lomba kegiatan konservasi yang telah dilakukan para kader  baik individu maupun kelompok.

Sementara itu Kepala Balai KSDA DKI Jakarta berharap agar para kader hasil dari pembinaan ini dapat melakukan kegiatan konservasi dan melaporkan setiap kegiatannya baik berupa tulisan maupun foto. Dia juga mengucapkan terima kasih kepada FK3I yang telah mendukung acara pembinaan ini dengan melibatkan kader-kader aktif konservasi.

Dari dua hari pelatihan ini, pada dasarnya kami atas nama GCI sangat berterima kasih karena mendapatkan materi yang luar biasa mengenai cara penulisan laporan kegiatan, photographi alam liar serta program kerja FK3I DKI Jakarta.

Salam Lestari.

Penulis : Yudy Hartanto – Kader Konservasi DKI Jakarta

Tinggi Apresiasi Kegiatan Pembinaan Kader Konservasi





Acara Pembinaan Kader Konservasi yang dilaksanakan oleh BKSDA Provinsi DKI Jakarta yang di dukung juga oleh Forum Komunikasi Kader Konservasi Indonesia (FK3I) Korda Prov. DKI Jakarta dengan tema “Melalui Pembinaan Kader Konservasi, Kita Tingkatkan Peran Kader Konservasi Sebagai Bentuk Aktualisasi Diri”  mendapatkan apresiasi yang luar biasa dari peserta.

Pembinaan yang digelar selama dua hari ini dimulai pada Kamis 18 Agustus 2016 dan berakhir Jumat 19 Agustus 2016. Pembinaan yang diikuti sebanyak 48 peserta yang berasal dari berbagai kalangan berlangsung sukses dan lancar. 48 peserta ini dibagi menjadi 5 kelompok.

Peserta yang hadir merupakan para Kader Konservasi dan Komunitas Pecinta Alam (KPA). Diantaranya, pengurus FK3I, STACIA,  Trashbag Community, Repeal, Sioux, SMK 40, SMA Pelita, Pramuka, Biodiversitywarrior  dan kami Green Community Indonesia (GCI) serta kader lainnya, Kader Konservasi yang hadir ini akan menjadi garda terdepan dalam menyuarakan konservasi. Acara yang berlangsung di Sentul Eco Edu Tourism, Gunung Pancar, Bogor – Jawa Barat ini di tutup oleh Kasubag Tata Usaha BKSDA DKI Jakarta.

Inilah merupakan acara yang paling ditunggu-tunggu para peserta. Khususnya Kader Konservasi  yang belum sempat mendapatkan pembinaan. GCI sendiri mengirimkan 4 kadernya untuk mengikuti kegiatan ini, mereka adalah Yudy, Ida, Shendy dan Amril.

Kader Konservasi dari Green Community Indonesia (GCI) bersama Kasubag TU BKSDA DKI Jakarta

Kami mengucapkan terima kasih kepada FK3I, para narasumber khususnya kepada BKSDA DKI Jakarta yang telah memberikan kesempatan untuk mengikuti acara pembinaan kader konservasi ini.
Para kader konservasi yang lainpun memberikan apresiasi yang luar biasa. Mereka mengharapkan setelah kegiatan pembinaan ini masih akan ada tindak lanjut pertemuan dan kegiatan konservasi.

Materi pertama diberikan oleh  Ahmad Junaedi mengenai Kader Konservasi. Ada tiga tingkatan Kader Konservasi yaitu, Pemula, Madya dan Utama. Untuk mencapai tingkatan terebut harus dapat dibuktikan dengan aktivitas para kader dan juga melalui pendidikan. Para kader juga dapat mengikuti lomba Wanalestari, yaitu lomba kegiatan konservasi yang telah dilakukan para kader  baik individu maupun perseorangan.

Sementara itu Kepala Balai KSDA DKI Jakarta berharap agar para kader hasil dari pembinaan ini dapat melakukan kegiatan konservasi dan melaporkan setiap kegiatannya baik berupa tulisan maupun foto. Dia juga mengucapkan terima kasih kepada FK3I yang telah mendukung acara pembinaan ini dengan melibatkan kader-kader aktif konservasi.

Dari dua hari pelatihan ini, pada dasarnya kami atas nama GCI sangat berterima kasih karena mendapatkan materi yang luar biasa mengenai cara penulisan laporan kegiatan, photographi alam liar serta program kerja FK3I DKI Jakarta.

Salam Lestari.

Penulis : Yudy Hartanto – Kader Konservasi DKI Jakarta

Minggu, 05 Juni 2016

LIPUTAN CNN INDONESIA DI RUMAH BACA ZHAFFA

Liputan TV terbaru di tempat kami oleh  CNN Indonesia (2/6). Kali ini mengangkat tema tentang "Minat Baca Anak-anak". 



Senin, 16 Mei 2016

MAHASISWA YARSI SERBU RUMAH BACA ZHAFFA

Foto Bersama Mahasiswa YARSI dengan Rumah Baca Zhaffa

 
Hari Sabtu, 14 Mei 2016 pukul 15.00 WIB, 22  mahasiswa divisi eksternal Senat Mahasiswa Fakultas Ekonomi, Universitas YARSI Jakarta mengadakan kunjungan inspirasi ke Rumah Baca Zhaffa (RBZ) yang berlokasi di Menara Air, Manggarai, Jakarta. 

Dalam acara yang bertemakan SERBU SEMU (Seribu Buku Segudang Ilmu) kali ini diikuti 32 anak yang berusia mulai dari 5 sampai dengan 14 tahun. Ekspresi gembira dan penasaran terukir di wajah polos mereka saat relawan mahasiswa tiba di RBZ.

Dalam kunjungan ini, anak-anak RBZ diajarkan Bahasa Inggris. Kegiatan ini dilakukan dengan  bernyanyi dan diikuti dengan kuis agar menjadi lebih menarik. Materi ini bertujuan agar anak-anak dapat belajar dan mengenal kosa kata Bahasa Inggris yang dipergunakan sehari-hari sekaligus menggali kreativitas mereka.

“Saya sangat senang atas kegiatan RBZ ditambah dengan kehadiran mahasiswa YARSI karena dengan kegiatan ini anak-anak bisa belajar bersama dan hal ini dapat menggali kreativitas mereka,” ujar Ibu Dera, orang tua yang mengantar anaknya mengikuti kegiatan ini.  

Lomba Surat Pendek
Hari itu para Mahasiswa YARSI juga tidak lupa mengajak adik-adik ini mengenal dan belajar membaca surat pendek Alqur’an. Untuk kegiatan ini di kordinir oleh Kak Elsye dan yang ikut khusus adik-adik yang sudah tingkat SMP, setiap anak diajarkan membaca dan menghafal surat pendek dengan diselingi hadiah hiburan dan membuat adik-adik ini tersenyum gembira. Mereka sangat menikmati dan mengikuti setiap kegiatan yang dibawakan oleh mahasiswa YARSI. Sebagai kado kecil, para mahasiswa memberikan buku tulis.

Lomba Rangking 1
Saat mereka bermain lomba rangking satu pun tidak kalah serunya. Lomba yang kali ini ditujukan untuk adik-adik tingkat SD ini dibawakan dengan duduk bersila dilantai. Setiap peserta harus dapat menjawab pertanyaan yang diberikan dengan menuliskannya dilembar jawaban yang diberikan. Semua peserta akan mengangkat lembar jawabannya dan bagi yang jawabannya salah harus rela tersingkir dari arena permainan karena memang sistemnya adalah sistem gugur.

Sore itu hari semakin mendung dan hujanpun turun. Namun kemeriahan adik-adik masih terus berlanjut karena para mahasiswa dan adik-adik RBZ saling sorak dalam lomba menyusun kata. Adik-adik RBZ dibagi menjadi 6 kelompok. 
Setiap kelompok terdiri dari 6 anak menjadi satu lingkaran. Tugas mereka adalah mencari huruf-huruf yang berupa kertas warna yang telah disiapkan sebelumnya dan membentuk sebuah kata yang dibacakan panitia. Inti kesuksesan dari permainan ini adalah setiap orang yang bermain harus dapat kompak berkerja sama dalam upaya mencari huruf dan menjadi sebuah kata.

Penyerahan Plakat dari Universitas YARSI kepada RBZ
Aini Nur Arfira , ketua pelaksana SERBU SEMU mengaku merasa gembira dan puas dapat berbagi kebahagiaan dengan adik-adik RBZ ini. “Kalau kita ingin berbagi sesuatu kepada orang lain, maka harus kita mulai dari yang kecil dulu. Walaupun ini kegiatan kecil dan pertama, kami ingin bisa membagikan ilmu yang telah dipelajari kepada adik-adik RBZ,” ujar Aini yang menurutnya hal itu sesuai dengan Tri Dharma Perguruan Tinggi yaitu pengabdian kepada masyarakat.

Pembagian Hadiah Pememang Rangking 1

Universitas YARSI memang sedang berupaya memperkenalkan diri kepada masyarakat Jakarta. Masyarakat banyak yang belum pernah datang ke kampus atau bahkan hanya sekedar tahu dari dunia maya. Itulah yang dirasakan oleh M. Faisal Rais, selaku Ketua Senat Universitas YARSI berkunjung ke Rumah Baca Zhaffa. Menurut Faisal, selama ini masyarakat hanya mendengar dan melihat YARSI melalui dunia maya. Faisal bersama 22 Anggotanya, berkunjung ke RBZ dengan tujuan mengenalkan dan berbagi informasi profil Universitas YARSI.
“Setelah kunjungan ini, semoga semakin banyak masyarakat yang mengetahui berbagai kelebihan YARSI dan reputasinya, sudah sepantasnya kami turun kelapangan sebagai bentuk dukungan kepada almamater,” jelasnya saat memberikan sambutan. (WONK/RBZ)

Sabtu, 23 April 2016

Donasi Buku Arya Putri Batik

JAKARTA.- Dalam rangka memperingati Hari Buku Se-Dunia, pada Sabtu (23/4/2016), Arya Putri Batik (APB) memberikan donasi buku ke Rumah Baca Zhaffa (RBZ). Buku tersebut nantinya diharapkan dapat berguna dan bermanfaat bagi anak-anak. 



Program bertajuk Educate A Child, Educate A Nation untuk Pendidikan Indonesia tersebut mengambil tema Persembahan Bagi Anak Indonesia. Teknisnya, APB mengajak seluruh karyawan dan konsumen untuk mendonasikan buku.
 

Menurut Mutri, selaku kordinator program donasi buku APB, buku yang didonasikan kepada RBZ berjumlah ratusan.
 

“Jenis buku yang didonasikan beragam, mulai dari buku pengetahuan, pelajaran, dan cerita. Tentunya buku tersebut masih layak pakai atau baru dan jumlahnya 100 buku,” ujarnya.
 


Salah satu anak RBZ, Rere (10), mengaku senang dengan diberikannya buku-buku bacaan. Siswa kelas 4 SD Bukit Duri tersebut mengaku gemar membaca buku pengetahuan.
 

“Saya sangat senang adanya buku-buku pengetahuan baru ini dan teman-teman juga punya bacaan baru"   , katanya.

APB berkomitmen dan ingin menjadi bagian untuk turut mencerdaskan kehidupan masyarakat,
khususnya anak-anak. Harapannya di hari buku se-dunia ini adalah dapat terus menumbuhkan dan meningkatkan minat baca anak-anak dan masyarakat pada umumnya, (wonk/rbz)

Saatnya Kita Peduli

Mimpi Kita Tentang Ruang Publik JAKARTA, yang Mendukung Kehidupan yang Berkualitas di tumbuhkan dari Sejengkal RUMAH TINGGAL, itulah kami Rumah Baca Zhaffa.

Donasi Untuk kami.
Agar Rumah Baca Zhaffa bisa berkembang dan jumlah buku bisa bertambah, kami mengajak anda para pembaca, donatur. Baik secara individu, organisasi maupun korporat, jangan sungkan-sungkan membantu dan bergabung bersama kami. Kami sangat terbuka untuk kemajuan pendidikan, dukungan anda sangat berarti bagi pendidikan anak Indonesia.
Silahkan kirimkan apa saja, baik baru maupun bekas pakai (tapi masih layak) berupa buku, majalah, buletin, tabloid, jurnal serta mainan-mainan edukatif atau dana ke Rumah Baca Zhaffa.
Anda bisa mendongeng, sulap, melukis, tari, operet,teater ataupun apa saja yang bisa meramaikan kegiatan-kegiatan yang kami lakukan, kami mengundang anda untuk bergabung menjadi relawan Rumah Baca Zhaffa.
Silahkan kontak kami.

jika ada perusahaan/lembaga yang ingin menyalurkan CSR-nya kami berikan kompensasi , logo perusahaan akan kami sertakan di setiap liflet/poster/spanduk kegiatan. Juga di http://rumahbaca-zhaffa.blogspot.com/ dan di lokasi Rumah Baca Zhaffa. Jika ada yang ingin urun rembuk mengatasi dana operasional, berapa saja, dengan senang hati dan bahagia kami menerimanya.
alamat Rb Zhaffa Jl. Menara Air VII NO. 43 RT. 07/011 Manggarai – Jakarta,
Telp 081905098709 / 081281638423



Donasi Untuk Rumah Baca Zhaffa.
1. Bank Mandiri, No Rek:126-00-0601313-9, A/N Neli Siswanti, KCP Ampera Raya, Jakarta.

Jika anda mentransfer donasi , informasikan kembali kepada kami melalui rumahbacazhaffa@gmail.com atau wonk_yudy@yahoo.com atau 081905098709 (yudy)