

Komunitas dan Hobi Jakarta Sabtu, 13 Des 2008
Dunia Usaha Wajib Kembangkan Perpustakaan Komunitas
by : Timur Arif Riyadi
PENDIRI sekaligus relawan Rumah Baca Zhaffa, Yudi Hartanto meyakini dengan dukungan dari semua elemen negara, budaya membaca pada masyarakat Indonesia bisa menjadi sebuah kebiasaan. Apalagi apabila dunia usaha turut bertanggung jawab mengembangkan perpustakaan komunitas.
Karena itu, dalam sebuah acara Temu Literasi se-Indonesia di Rumah Dunia, Serang-Banten, 5-7 Desember 2008 lalu. Rumah Baca Zhaffa ikut hadir dan merekomendasikan beberapa poin penting bagi tumbuh kembangnya perpustakaan komunitas di Tanah Air.
Terlebih masih adanya daerah yang belum memiliki perpustakaan daerah. Dalam pertemuan itu Komunitas Literasi se-Indonesia 2008 bersepakat bahwa literasi adalah hak kunci untuk mendapatkan hak berekonomi, bersosialisasi, partisipasi politik dan pembangunan, khususnya dalam masyarakat berbasis pengetahuan.
Literasi merupakan kunci peningkatan kapasitas seseorang, dengan memberikan banyak manfaat sosial, di antaranya cara berpikir kritis, meningkatkan kesehatan dan perencanaan keluarga, program pengurangan angka kemiskinan, dan partisipasi warga negara.
Literasi bukan hanya persoalan individu, tapi juga menyangkut persoalan komunitas dan masyarakat luas. Literasi bukan sekadar melek huruf, tapi merupakan dasar penopang bagi pembelajaran di masa datang. Literasi memberikan peranti, pengetahuan dan kepercayaan diri untuk meningkatkan kualitas hidup, untuk lebih dapat memberikan kemungkinan berpartispasi dalam aktivitas bermasyarakat dan membuat pilihan-pilihan informasi yang akan dikonsumsi. "Di antaranya dunia usaha wajib memberikan dukungannya kepada perkembangan perpustakaan komunitas," kata Yudi Hartanto.
0 comments:
Posting Komentar