![]() |
Sanggar Kreasi Anak Negeri |
Ular tangga yang dicetak dengan ukuran 3 x3 m ini dapat dimainkan oleh anak-anak dan orang dewasa dimana mereka juga akan menjadi pionnya. Sedangkan dadunya dibuat dari kardus bekas dan diberi warna berbeda pada setiap mata dadunya sehingga anak-anak akan tertarik untuk bermain. Yudy Hartanto, Pengelola RB Zhaffa, mengatakan kehadiran ular tangga ini dapat melatih anak-anak mengenai belajar penjumlahan dan juga mengenal museum. " Ular tangga ini bukan sekedar permainan tapi ada sisi edukasinya yaitu anak akan belajar berhitung maju dan mundur serta melalui gambar-gambar museum yang ada diharapkan anak-anak akan mengenal sejarah. Ini juga merupakan salah satu seni budaya yang ada dinegeri kita”, kata Yudy, Selasa (5/11/2013).
![]() |
Anak-anak sedang bermain ular tangga |
“Pengunjung yang datang ke perpustakaan kami masih didominasi kalangan pelajar, namun ada juga beberapa orang dewasa dan orang tua yang datang untuk membaca, mereka umumnya datang untuk membaca novel atau buku penunjang pelajaran dan lainnya”, Ryan Hamzah, pengelola perpustakaan keliling PKPU,menjelaskan, Selasa (5/11/2013)
Selain dengan hadirnya permainan ular tangga dan Mobil Perpustakaan Keliling yang melayani pengunjung Pasar Seni Jakarta untuk bermain dan menikmati buku - buku pustaka yang tersedia, stand ini juga menampilkan produk-produknya antara lain yaitu gitar,APE dari barang bekas, sticker wall paper , kaos anak dan menerima sablon kaos serta mug dengan harga khusus bagi para komunitas.
Semoga acara Pasar Seni Jakarta dapat menjadi jembatan antara seniman, industri kreatif dan masyarakat umum serta dapat memberikan inspirasi bagi kemajuan peradaban bangsa Indonesia.(wonk/rbz)
0 comments:
Posting Komentar