Launching Kampung Literasi Manggarai

Wakil Gubernur Provinsi DKI Jakarta Meresmikan Kampung Literasi Manggarai Jakarta

Mural Kampung Literasi

Sejumlah Remaja Membuat Mural Literasi di Menara Air, Manggarai-Jakarta Selatan

Pojok Baca Manggarai

Pojok Baca RW 01 Manggarai di Di Datangi Gubernur DKI Jakarta

Pembukaan Pojok Baca RW. 06 Manggarai

Gubernur DKI Jakarta Meresmikan Pojok Baca RW.06 Manggarai

Anggota DPR Kunjungi Kampung Literasi Manggarai

Anggota DPR RI dari Partai Golkar Melakukan Foto Bersama Anak-Anak Binaan Kampung LIterasi Manggarai

Tampilkan postingan dengan label Lain-lain. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Lain-lain. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 20 Agustus 2016

Tinggi Apresiasi Kegiatan Pembinaan Kader Konservasi





Acara Pembinaan Kader Konservasi yang dilaksanakan oleh BKSDA Provinsi DKI Jakarta yang di dukung juga oleh Forum Komunikasi Kader Konservasi Indonesia (FK3I) Korda Prov. DKI Jakarta dengan tema “Melalui Pembinaan Kader Konservasi, Kita Tingkatkan Peran Kader Konservasi Sebagai Bentuk Aktualisasi Diri”  mendapatkan apresiasi yang luar biasa dari peserta.

Pembinaan yang digelar selama dua hari ini dimulai pada Kamis 18 Agustus 2016 dan berakhir Jumat 19 Agustus 2016. Pembinaan yang diikuti sebanyak 48 peserta yang berasal dari berbagai kalangan berlangsung sukses dan lancar. 48 peserta ini dibagi menjadi 5 kelompok.

Peserta yang hadir merupakan para Kader Konservasi dan Komunitas Pecinta Alam (KPA). Diantaranya, pengurus FK3I, STACIA,  Trashbag Community, Repeal, Sioux, SMK 40, SMA Pelita, Pramuka, Biodiversitywarrior  dan kami Green Community Indonesia (GCI) serta kader lainnya, Kader Konservasi yang hadir ini akan menjadi garda terdepan dalam menyuarakan konservasi. Acara yang berlangsung di Sentul Eco Edu Tourism, Gunung Pancar, Bogor – Jawa Barat ini di tutup oleh Kasubag Tata Usaha BKSDA DKI Jakarta.

Inilah merupakan acara yang paling ditunggu-tunggu para peserta. Khususnya Kader Konservasi  yang belum sempat mendapatkan pembinaan. GCI sendiri mengirimkan 4 kadernya untuk mengikuti kegiatan ini, mereka adalah Yudy, Ida, Shendy dan Amril.

Kader Konservasi dari Green Community Indonesia (GCI) bersama Kasubag TU BKSDA DKI Jakarta

Kami mengucapkan terima kasih kepada FK3I, para narasumber khususnya kepada BKSDA DKI Jakarta yang telah memberikan kesempatan untuk mengikuti acara pembinaan kader konservasi ini.
Para kader konservasi yang lainpun memberikan apresiasi yang luar biasa. Mereka mengharapkan setelah kegiatan pembinaan ini masih akan ada tindak lanjut pertemuan dan kegiatan konservasi.

Materi pertama diberikan oleh  Ahmad Junaedi mengenai Kader Konservasi. Ada tiga tingkatan Kader Konservasi yaitu, Pemula, Madya dan Utama. Untuk mencapai tingkatan terebut harus dapat dibuktikan dengan aktivitas para kader dan juga melalui pendidikan. Para kader juga dapat mengikuti lomba Wanalestari, yaitu lomba kegiatan konservasi yang telah dilakukan para kader  baik individu maupun kelompok.

Sementara itu Kepala Balai KSDA DKI Jakarta berharap agar para kader hasil dari pembinaan ini dapat melakukan kegiatan konservasi dan melaporkan setiap kegiatannya baik berupa tulisan maupun foto. Dia juga mengucapkan terima kasih kepada FK3I yang telah mendukung acara pembinaan ini dengan melibatkan kader-kader aktif konservasi.

Dari dua hari pelatihan ini, pada dasarnya kami atas nama GCI sangat berterima kasih karena mendapatkan materi yang luar biasa mengenai cara penulisan laporan kegiatan, photographi alam liar serta program kerja FK3I DKI Jakarta.

Salam Lestari.

Penulis : Yudy Hartanto – Kader Konservasi DKI Jakarta

Tinggi Apresiasi Kegiatan Pembinaan Kader Konservasi





Acara Pembinaan Kader Konservasi yang dilaksanakan oleh BKSDA Provinsi DKI Jakarta yang di dukung juga oleh Forum Komunikasi Kader Konservasi Indonesia (FK3I) Korda Prov. DKI Jakarta dengan tema “Melalui Pembinaan Kader Konservasi, Kita Tingkatkan Peran Kader Konservasi Sebagai Bentuk Aktualisasi Diri”  mendapatkan apresiasi yang luar biasa dari peserta.

Pembinaan yang digelar selama dua hari ini dimulai pada Kamis 18 Agustus 2016 dan berakhir Jumat 19 Agustus 2016. Pembinaan yang diikuti sebanyak 48 peserta yang berasal dari berbagai kalangan berlangsung sukses dan lancar. 48 peserta ini dibagi menjadi 5 kelompok.

Peserta yang hadir merupakan para Kader Konservasi dan Komunitas Pecinta Alam (KPA). Diantaranya, pengurus FK3I, STACIA,  Trashbag Community, Repeal, Sioux, SMK 40, SMA Pelita, Pramuka, Biodiversitywarrior  dan kami Green Community Indonesia (GCI) serta kader lainnya, Kader Konservasi yang hadir ini akan menjadi garda terdepan dalam menyuarakan konservasi. Acara yang berlangsung di Sentul Eco Edu Tourism, Gunung Pancar, Bogor – Jawa Barat ini di tutup oleh Kasubag Tata Usaha BKSDA DKI Jakarta.

Inilah merupakan acara yang paling ditunggu-tunggu para peserta. Khususnya Kader Konservasi  yang belum sempat mendapatkan pembinaan. GCI sendiri mengirimkan 4 kadernya untuk mengikuti kegiatan ini, mereka adalah Yudy, Ida, Shendy dan Amril.

Kader Konservasi dari Green Community Indonesia (GCI) bersama Kasubag TU BKSDA DKI Jakarta

Kami mengucapkan terima kasih kepada FK3I, para narasumber khususnya kepada BKSDA DKI Jakarta yang telah memberikan kesempatan untuk mengikuti acara pembinaan kader konservasi ini.
Para kader konservasi yang lainpun memberikan apresiasi yang luar biasa. Mereka mengharapkan setelah kegiatan pembinaan ini masih akan ada tindak lanjut pertemuan dan kegiatan konservasi.

Materi pertama diberikan oleh  Ahmad Junaedi mengenai Kader Konservasi. Ada tiga tingkatan Kader Konservasi yaitu, Pemula, Madya dan Utama. Untuk mencapai tingkatan terebut harus dapat dibuktikan dengan aktivitas para kader dan juga melalui pendidikan. Para kader juga dapat mengikuti lomba Wanalestari, yaitu lomba kegiatan konservasi yang telah dilakukan para kader  baik individu maupun perseorangan.

Sementara itu Kepala Balai KSDA DKI Jakarta berharap agar para kader hasil dari pembinaan ini dapat melakukan kegiatan konservasi dan melaporkan setiap kegiatannya baik berupa tulisan maupun foto. Dia juga mengucapkan terima kasih kepada FK3I yang telah mendukung acara pembinaan ini dengan melibatkan kader-kader aktif konservasi.

Dari dua hari pelatihan ini, pada dasarnya kami atas nama GCI sangat berterima kasih karena mendapatkan materi yang luar biasa mengenai cara penulisan laporan kegiatan, photographi alam liar serta program kerja FK3I DKI Jakarta.

Salam Lestari.

Penulis : Yudy Hartanto – Kader Konservasi DKI Jakarta

Selasa, 18 November 2014

Untuk Bunda, 8 tahun pernikahan.


Mencoba merangkai kata-kata tepat di hari ulang tahun pernikahan. 18 Nopember, 8 tahun lalu, Ayah mengucap janji untuk menjadi seorang pendampingmu Bunda. 

Delapan tahun berjalan bukanlah suatu yang mudah untuk untuk kita lalui bersama. Kebahagiaan dan kesedihan hadir dalam hidup kita. Bahkan pertengkaran pun tak luput mewarnai jalan hidup kita. Tapi itu semua bisa kita lalui bersama dengan kesadaran untuk membangun kebahagiaan keluarga kita. 

Keluarga kitapun sekarang telah lengkap dengan hadirnya buah hati kita. Raihan Zhaffran Aqila (Zhaffa) dan juga Kayla Zhafira Ambarwati. Alhamdulillah, keluarga kita semakin berwarna dengan hadirnya mereka berdua. Semoga kita bisa membesarkan dan mendidik anak-anak kita menjadi anak yang sholeh dan sholehah serta menjadi anak yang berguna dan kita menjadi manusia yang sabar dalam membesarkan mereka dan menjadi panutan untuk mereka.

Perjalanan hidup kita masih jauh. Kita masih punya mimpi dan harapan yang belum dapat kita wujudkan. Meski pun kita tau pasti akan semakin banyak cobaan yang akan kita hadapi nanti. Tapi kita harus yakin kita pasti bisa melakukannya Bunda dan Allah akan mendengarkan doa - doa kita dan akan mewujudkannya.
Ayah sadar masih belum bisa membahagiakan Bunda seutuhnya dan juga anak-anak kita. Ayah mohon maaf untuk itu. 

Kita berdoa semoga ALLAH SWT selalu memberikan kebahagiaan untuk kita
Ya Allah,
Jadikanlah kami suami istri yang saling mencintai, saling mengingatkan, saling melengkapi kekurangan kami.
Jadikanlah kami yang saling menjaga kehormatan dikala jauh, jadikanlah kami selalu keluarga yang penuh kebahagiaan. Kuatkanlah kami kala mendapat cobaan-Mu.
Bunda, Bidadari surgaku, Bidadari anak-anak kita. Selamat atas delapan tahun pernikahan kita. Semoga kita selalu diridhoi. Amin. Peluk dan cium sayang untukmu.

(Maaf para pembaca blog Rumah Baca Zhaffa, kali ini tulisan tentang ungkapan sang pendiri RB Zhaffa untuk istri tercinta). Tanpa istri tercinta disampingku tidak banyak yang dapat kulakukan.

Sabtu, 07 Juli 2012

Ayo berbagi bersama


Saatnya berbagiiii......
Menyambut tahun ajaran baru dan seperti tahun-tahun sebelumnya Rumah Baca Zhaffa akan membagikan buku dan alat tulis sekolah untuk anak-anak yatim disekitar kami.


Anda dapat berpartisipasi bersama kami dengan berdonasi dana atau kebutuhan sekolah mereka.
Paket donasi @ Rp. 30.000/anak, semakin banyak anda berdonasi semakin banyak kami menyalurkan ke anak-anak yatim.

Yang mau ikutan donasi silahkan transfer ke
1. Bank BCA, No rek : 5750334361 AN: Neli Siswanti, Cab Saharjo, Jakarta
2. Bank Mandiri, No Rek:126-00-0601313-9, A/N Neli Siswanti, KCP Ampera Raya, Jakarta.

Jika sudah transfer mohon info ke email rumahbacazhaffa@gmail.com atau wonk_yudy@yahoo.com atau SMS ke 081905098709 / 081281638423. Hati-hati penipuan yang mengtasanamakan Rumah Baca Zhaffa, kami tidak mempunyai kontak selain tersebut diatas.


Ayo beramal bareng-bareng....ayo nikmati..nikmatnya sedekah...

Senin, 13 Desember 2010

Terima kasih

Ucapan terima kasih.

Hingga kini kami masih belum mengetahui siapakah orang yang selalu mengirimkan paket buku-buku bacaan setiap bulan ke Rumah Baca Zhaffa dengan inisial Hamba Allah. Yg pasti dari stempel posnya terlihat dari daerah Krakatau Steel-Cilegon. Siapapun dia, bukunya selalu sampai ketempat kami dgn baik.
Bulan ini aja sudah 2 kali kirimannya sampai ketempat kami. Yang satu tertulis "bahwa buku ini dari seorang anak kecil yang ingin berbagi juga". Tetap tidak ada nama yang tertera dan dari mana kiriman ini.

Kami ucapkan terima kasih, semoga yang mengirimkan dimudahkan rizkinya. amin.

Selasa, 22 Desember 2009

Skirpsi: Pengelolaan Taman Bacaan Masyarakat

PENGELOLAAN TAMAN BACAAN MASYARAKAT
DI WARUNG BACA LEBAK WANGI, RUMAH BACA KWARTET, DAN
RUMAH BACA ZHAFFA

RABIA ADAWIAH
1215041044
Teknologi Pendidikan
Skripsi yang Ditulis untuk Memenuhi Sebagian Persyaratan dalam Mendapatkan Gelar Sarjana Pendidikan
FAKULTAS ILMU PENDIDIKAN
UNIVERSITAS NEGERI JAKARTA
2008


ABSTRAK

RABIA ADAWIAH. Pengelolaan Taman Bacaan Masyarakat di Warung Baca Lebak Wangi, Rumah Baca Kuartet, dan Rumah Baca Zhaffa. Skripsi. Jakarta: Program Studi Teknologi Pendidikan, Jurusan Kurikulum dan Teknologi Pendidikan, Fakultas Ilmu Pendidikan, Universitas Negeri Jakarta, 2009.
Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan secara jelas pengelolaan taman bacaan masyarakat yang dilakukan di Warung Baca Lebak Wangi, Rumah Baca Kuartet, dan Rumah Baca Zhaffa yang dilihat pada tahap perencanaan, pengorganisasian, pengarahan, dan pengawasan.
Penelitian ini termasuk ke dalam penelitian deskriptif. Dalam penelitian ini tidak ada usaha apapun untuk merubah atau merekayasa keadaan tempat penelitian. Penelitian tidak menggunakan hipotesa, melainkan hanya mendeskripsikan informasi apa adanya sesuai dengan variabel yang diteliti, yaitu pengelolaan taman bacaan masyarakat. Jika ditinjau berdasarkan ruang lingkupnya, penelitian ini menggunakan pendekatan studi kasus. Oleh karena penelitian ini dilakukan terhadap tiga taman bacaan masyarakat, maka pendekatan penelitian yang digunakan termasuk ke dalam pendekatan multiple case study. Data diperoleh dari dokumen dan pengelola di tiap-tiap tempat penelitian. Pengumpulan data dilakukan dengan tekhnik wawancara dan observasi, serta dokumentasi untuk memperoleh data penunjang. Data dikumpulkan dengan menggunakan instrumen pedoman wawancara dan lembar observasi.
Hasil penelitian ini hanya berlaku terhadap ketiga taman bacaan masyarakat yang diteliti dan tidak dapat digeneralisasikan untuk taman bacaan masyarakat yang lain. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengelola di Warung Baca Lebak Wangi, Rumah Baca Kuartet, dan Rumah Baca Zhaffa melakukan kegiatan pengelolaan taman bacaan masyarakat meliputi perencanaan, pengorganisasian, pengarahan, dan pengawasan. Kegiatan pengelolaan yang dilakukan pada tiap-tiap taman bacaan masyarakat memiliki persamaan dan perbedaan.
Taman Bacaan Masyarakat merupakan sumber belajar berupa lingkungan yang dapat mencapai tujuannya jika dengan maksimal sehingga dapat menjadi wadah untuk mengembangkan minat dan budaya baca yang kuat untuk membentuk masyarakat pembelajar. Oleh karena itu disarankan kepada pengelola Warung Baca Lebak Wangi, Rumah Baca Kuartet, dan Rumah Baca Zhaffa perlu untuk terus mengupayakan perbaikan pelaksanaan kegiatan agar dapat mengoptimalkan kegiatan pelayanannya.

http://www.scribd.com/doc/20583017/Pengelolaan-Taman-Bacaan-Masyarakat-di-Warung-Baca-Lebak-Wangi-Rumah-Baca-Kwartet-dan-Rumah-Baca-Zhaffa?autodown=pdf

Abstrak ; Peran Perpustakaan Komunitas

Perpustakaan Universitas Indonesia >> UI - Skripsi FIB
Peran perpustakaan komunitas di masyarakat : studi kasus rumah baca
Zhaffa Kelurahan Manggarai, Jakarta Selatan
Yulia Endah Susanti
Deskripsi Dokumen: http://www.digilib.ui.ac.id/opac/themes/libri2/detail.jsp?id=127301&lokasi=lokal

------------------------------------------------------------------------------------------
Abstrak

Skripsi ini membahas perpustakaan komunitas memiliki andil yang cukup besar sebagai sarana terbukanya akses masyarakat terhadap sumber-sumber informasi yang berkualitas. Perpustakaan komunitas juga berperan sebagai sarana pengembangan kreatifitas masyarakat terutama anak-anak karena di perpustakaan komunitas biasanya diadakan kegiatan-kegiatan yang berkaitan dengan pendidikan dan kreatifitas. Tulisan ini mengambil objek di Rumah Baca Zhaffa, Kelurahan Manggarai, Jakarta Selatan. Permasalahannya adalah bagaimana perpustakaan komunitas mewujudkan perannya di masyarakat. Penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan metode deskriptif. Dapat terlihat bahwa walau memiliki berbagai hambatan, perpustakaan komunitas dapat mewujudkan perannya di masyarakat dengan menjadi sarana masyarakat terutama anak-anak untuk belajar, memperoleh sumber bacaan untuk menambah ilmu pengetahuan dan wawasannya, mengembangkan kegiatan positif. dan menjadi sarana berkumpulnya masyarakat.

Kamis, 23 April 2009

World Book Day 2009

Hari Buku Sedunia, World Book Day

Hari Buku Sedunia diperingati setiap tanggal 23 April, tanggal tersebut merupakan tanggal wafatnya penulis William Shakespeare and Miguel de Cervantes yaitu pada tahun 1616. Tanggal 23 April juga sebagai tanggal lahir William Shakespeare pada tahun 1564. Unesco menetapkan tanggal tersebut sebagai Hari Buku Sedunia sebagai bentuk penghormatan bagi kedua tokoh tersebut yang dikategorikan sebagai penulis dunia yang berjasa dibidangnya.

Buku merupakan jendela dunia, dengan membaca dan menulis buku maka akan terlihat kemajuan bangsa dimasa yang akan datang. Sebab didalam buku terkandung banyak ilmu yang didapat yang akan memberikan pencerahan untuk kita menuju masa depan.
Selamat hari buku sedunia 2009 !!

Sabtu, 21 Maret 2009

Hari Air Sedunia

Black In News

Hari Air Sedunia (World Day for Water) adalah perayaan yang ditujukan sebagai usaha-usaha menarik perhatian publik akan pentingnya air bersih dan usaha penyadaran untuk pengelolaan sumber-sumber air bersih yang berkelanjutan.
Hari Air Sedunia diperingati setiap tanggal 22 Maret, inisiatif peringatan ini di umumkan pada Sidang Umum PBB ke 47 tanggal 22 Desember 1992 di Rio de Jeneiro, Brasil.
Setiap tahunnya pada Hari Air Sedunia terdapat tema khusus, contohnya pada 2009 "Air Bersama, Peluang Bersama" (Shared water, shared opportunities).

Dalam rangka memperingati hari air sedunia 2009 akan di adakan serangkaian acara pada :
Hari : Minggu, 22 Maret 2009
tempat : Jl. Gardu RW.02 Srengseng Sawah (bantaran sungai ciliwung
acara : 1. Pembersihan sampah sungai ciliwung, mulai dari Srengseng Sawah
sampai Tanjung Barat
: 2. Penanaman pohon
: 3. Pembuatan biopori

acara ini merupakan kerjasama Karang Taruna dan BPLHD.
Relawan Rumah Baca Zhaffa dan Rescue Karang Taruna Manggarai ikut dalam kegiatan ini.

Disediakan perahu karet bagi rekan-rekan media yang mau ikut dan meliput kegiatan, mohon partisipasi dalam peliputan acara tersebut.

Mari selamatkan air kita!!


Terima kasih:
Rumah Baca Zhaffa : http://rumahbaca-zhaffa.blogspot.com/
Karang Taruna Manggarai : http://karangtarunamanggarai.co.nr/
cp: Yudy (081314728814), Vincent (02199920271)

Kamis, 12 Maret 2009

LOMBA CERITA

LOMBA CERITA PETUALANGAN SI UMBU
Lomba Cerita Petualangan si Umbu ini diselenggarakan untuk meningkatkan kepedulian dan pemahaman anak usia Sekolah Dasar mengenai terumbu karang. Melalui cerita petualangan si Umbu diharapkan anak-anak bisa mengerti akan pentingnya terumbu karang sejak dini, selain itu juga bisa meningkatkan kesadaran serta rasa cinta anak akan pentingnya menjaga kelestarian laut beserta isinya.
Lomba Cerita Petualangan si Umbu merupakan salah satu kegiatan pendukung pameran DEEP Indonesia 2009 dan didukung sepenuhnya oleh Coremap II.
Waktu dan Tempat Pelaksanaan Lomba Penyisihan
Hari/Tanggal : Sabtu, 21 Maret 2009
Jam : 10.00 – selesai
Tempat : Kantor DKP, Jl. Medan Merdeka Timur, Jakarta Pusat
Final
Hari/Tanggal : Minggu, 29 Maret 2009
Jam : 11.00 – 13.00 wib
Tempat : Ruang Lumba-lumba, Jakarta Convention Center
Target Peserta
Babak Penyisihan : 50 orang
Babak Final : 10 orang
Detail Lomba
Tema : “Petualangan si Umbu”
1. Panitia menyediakan 4 buku cerita si Umbu.
2. Peserta memilih salah satu cerita yang disediakan untuk dipelajari.
3. Cerita yang dipilih kemudian diceritakan ulang di depan dewan juri.
4. Improfisasi cerita diperbolehkan asalkan tidak mengubah tema dari buku cerita tersebut.
Ketentuan Lomba
1. Lomba terbuka untuk umum dengan batasan usia 9 – 12 tahun.
2. Lomba bersifat individual bukan grup.
3. Durasi / lama cerita maksimal 10 menit.
4. Peserta diperbolehkan menggunakan alat peraga sebagai pendukung cerita.
Penilaian Lomba
  1. Bisa menceritakan kembali materi yang diberikan tanpa mengubah cerita aslinya.
  2. Bisa menceritakan materi yang diberikan dengan jelas, tegas dan pengucapan yang benar dengan dinamika yang baik.
  3. Bisa menyuguhkan sebuah penampilan yang menarik secara keseluruhan.
  4. Menggunakan tata Bahasa Indonesia yang baik, benar dan santun.

Pendaftaran
1. Peserta wajib mengisi formulir pendaftaran yang disiapkan panitia.

2. Peserta lomba cerita tidak dipungut biaya apapun.

3. Pendaftaran dimulai tanggal 10 Maret 2009 – 25 Maret 2009

4. Cara Pendaftaran : Melalui Tim Panitia (kantor X-Net) pk. 09.00- 17.00

Untuk informasi lebih lanjut, silakan menghubungi:
PT. EXHIBITION NETWORK INDONESIA Jalan H Soleh I F Kebayoran Baru – Permata Hijau Jakarta, 11560 Contact Person : Mona / Alfie Telepon : 021-532 8878, 536 90165 Fax : 021-532 2974 HP : 081363492527 / 021-93461369 Email : info@xnetindonesia.com

Rabu, 07 Januari 2009

Kenapa kita Bantu Palestina



Ngapain sih mendukung Palestina?
Kalau ada ribut-ribut di negara- negara Arab, misalnya di Mesir, Palestina, atau Suriah, kita sering bertanya apa signifikansi dukungan terhadap Negara tersebut. Misalnya baru-baru ini ketika Palestina diserang. Ngapain sih mendukung Palestina?
Pertanyaan tersebut diatas sering kita dengar, terutama karena kita bukan orang Palestina, bukan bangsa Arab, rakyat sendiri sedang susah, dan juga karena entah mendukung atau enggak, sepertinya tidak berpengaruh pada kegiatan kita sehari-hari.
Padahal, untuk yang belum mengetahui.. kita sebagai orang Indonesia malah berhutang dukungan untuk Palestina.
Sukarno-Hatta boleh saja memproklamasikan kemerdekaan RI de facto pada 17 Agustus 1945, tetapi perlu diingat bahwa untuk berdiri (de jure) sebagai negara yang berdaulat, Indonesia membutuhkan pengakuan dari bangsa-bangsa lain. Pada poin ini kita tertolong dengan adanya pengakuan dari tokoh tokoh Timur Tengah, sehingga Negara Indonesia bisa berdaulat.

Gong dukungan untuk kemerdekaan Indonesia ini dimulai dari Palestina dan Mesir, seperti dikutip dari buku "Diplomasi Revolusi Indonesia di Luar Negeri" yang ditulis oleh Ketua Panitia Pusat Perkumpulan Kemerdekaan Indonesia , M. Zein Hassan Lc. Buku ini diberi kata sambutan oleh Moh. Hatta (Proklamator & Wakil Presiden pertama RI), M. Natsir (mantan Perdana Menteri RI), Adam Malik (Menteri Luar Negeri RI ketika buku ini diterbitkan) , dan Jenderal (Besar) A.H. Nasution.
M. Zein Hassan Lc. Lt. sebagai pelaku sejarah, menyatakan dalam bukunya pada hal. 40, menjelaskan tentang peranserta, opini dan dukungan nyata Palestina terhadap kemerdekaan Indonesia, di saat negara-negara lain belum berani untuk memutuskan sikap.
Dukungan Palestina ini diwakili oleh Syekh Muhammad Amin Al-Husaini -mufti besar Palestina- secara terbuka mengenai kemerdekaan Indonesia:
“.., pada 6 September 1944, Radio Berlin berbahasa Arab menyiarkan ‘ucapan selamat’ mufti Besar Palestina Amin Al-Husaini (beliau melarikan diri ke Jerman pada permulaan perang dunia ke dua) kepada Alam Islami, bertepatan ‘pengakuan Jepang’ atas kemerdekaan Indonesia. Berita yang disiarkan radio tersebut dua hari berturut-turut, kami sebar-luaskan, bahkan harian “Al-Ahram” yang terkenal telitinya juga menyiarkan.” Syekh Muhammad Amin Al-Husaini dalam kapasitasnya sebagai mufti Palestina juga berkenan menyambut kedatangan delegasi “Panitia Pusat Kemerdekaan Indonesia” dan memberi dukungan penuh. Peristiwa bersejarah tersebut tidak banyak diketahui generasi sekarang, mungkin juga para pejabat dinegeri ini.
Bahkan dukungan ini telah dimulai setahun sebelum Sukarno-Hatta benar-benar memproklamirkan kemerdekaan RI. Tersebutlah seorang Palestina yang sangat bersimpati terhadap perjuangan Indonesia , Muhammad Ali Taher. Beliau adalah seorang saudagar kaya Palestina yang spontan menyerahkan seluruh uangnya di Bank Arabia tanpa meminta tanda bukti dan berkata: "Terimalah semua kekayaan saya ini untuk memenangkan perjuangan Indonesia .."
Setelah seruan itu, maka negara daulat yang berani mengakui kedaulatan RI pertama kali oleh Negara Mesir 1949. Pengakuan resmi Mesir itu (yang disusul oleh negara-negara Tim-Teng lainnya) menjadi modal besar bagi RI untuk secara sah diakui sebagai negara yang merdeka dan berdaulat penuh. Pengakuan itu membuat RI berdiri sejajar dengan Belanda (juga dengan negara-negara merdeka lainnya) dalam segala macam perundingan & pembahasan tentang Indonesia di lembaga internasional.

Dukungan Mengalir Setelah Itu
Setelah itu, sokongan dunia Arab terhadap kemerdekaan Indonesia menjadi sangat kuat. Para pembesar Mesir, Arab dan Islam membentuk 'Panitia Pembela Indonesia '. Para pemimpin negara dan perwakilannya di lembaga internasional PBB dan Liga Arab sangat gigih mendorong diangkatnya isu Indonesia dalam pembahasan di dalam sidang lembaga tersebut.
Di jalan-jalan terjadi demonstrasi- demonstrasi dukungan kepada Indonesia oleh masyarakat Timur Tengah. Ketika terjadi serangan Inggris atas Surabaya 10 November 1945 yang menewaskan ribuan penduduk Surabaya , demonstrasi anti Belanda-Inggris merebak di Timur-Tengah khususnya Mesir. Sholat ghaib dilakukan oleh masyarakat di lapangan-lapangan dan masjid-masjid di Timur Tengah untuk para syuhada yang gugur dlm pertempuran yang sangat dahsyat itu.
Yang mencolok dari gerakan massa internasional adalah ketika momentum Pasca Agresi Militer Belanda ke-1, 21 juli 1947, pada 9 Agustus. Saat kapal "Volendam" milik Belanda pengangkut serdadu dan senjata telah sampai di Port Said.
Ribuan penduduk dan buruh pelabuhan Mesir berkumpul di pelabuhan itu. Mereka menggunakan puluhan motor-boat dengan bendera merah-putih –tanda solidaritas- berkeliaran di permukaan air guna mengejar dan menghalau blokade terhadap motor-motor- boat perusahaan asing yang ingin menyuplai air & makanan untuk kapal "Volendam" milik Belanda yang berupaya melewati Terusan Suez, hingga kembali ke pelabuhan. Kemudian motor boat besar pengangkut logistik untuk "Volendam" bergerak dengan dijaga oleh 20 orang polisi bersenjata beserta Mr. Blackfield, Konsul Honorer Belanda asal Inggris, dan Direktur perusahaan pengurus kapal Belanda di pelabuhan. Namun hal itu tidak menyurutkan perlawanan para buruh Mesir.
Wartawan 'Al-Balagh' pada 10/8/47 melaporkan:
"Motor-motor boat yang penuh buruh Mesir itu mengejar motor-boat besar itu dan sebagian mereka dapat naik ke atas deknya. mereka menyerang kamar stirman, menarik keluar petugas-petugasnya, dan membelokkan motor-boat besar itu kejuruan lain."
Melihat fenomena itu, majalah TIME (25/1/46) dengan nada salib menakut-nakuti Barat dengan kebangkitan Nasionalisme- Islam di Asia dan Dunia Arab. “Kebangkitan Islam di negeri Muslim terbesar di dunia seperti di Indonesia akan menginspirasikan negeri-negeri Islam lainnya untuk membebaskan diri dari Eropa.”
Melihat peliknya usaha kita untuk merdeka, semoga bangsa Indonesia yang saat ini merasakan nikmatnya hidup berdaulat tidak melupakan peran bangsa bangsa Arab, khususnya Palestina dalam membantu perdjoeangan kita..(Lihat foto bung Hatta, Hj Agus Salim, Mufti Palestina, dan pemimpin Mesir di attachement supaya kita kenal wajah wajah dari tokoh pembela Indonesia ini)

Statement Tokoh dalam buku ini:
Dr. Moh. Hatta
”Kemenangan diplomasi Indonesia yang dimulai dari Kairo. Karena dengan pengakuan Mesir dan negara-negara Arab lainnya terhadap Indonesia sebagai negara yang merdeka dan berdaulat penuh, segala jalan tertutup bagi Belanda untuk surut kembali atau memungkiri janji, sebagai selalu dilakukannya di masa-masa yang lampau.”

A.H. Nasution
”Karena itu tertjatatlah, bahwa negara-2 Arab jang paling dahulu mengakui RI dan paling dahulu mengirim misi diplomatiknja ke Jogja dan jang paling dahulu memberi bantuan biaja bagi diplomat-2 Indonesia di luar negeri. Mesir, Siria, Irak, Saudi-Arabia, Jemen, memelopori pengakuan de jure RI bersama Afghanistan dan IranTurki mendukung RI. Fakta-2 ini merupakan hasil perdjuangan diplomat-2 revolusi kita. Dan simpati terhadap RI jang tetap luas di negara-2 Timur Tengah merupakan modal perdjuangan kita seterusnja, jang harus terus dibina untuk perdjuangan jang ditentukan oleh UUD ’45 : ”ikut melaksanakan ketertiban dunia jang berdasarkan kemerdekaan, perdamaian abadi dan keadilan sosial”.

"Perumpamaan kaum muslimin yang saling kasih mengasihi dan cinta mencintai antara satu sama lain ibarat satu tubuh. Jika salah satu anggota berasa sakit maka seluruh tubuh akan turut berasa sakit dan tidak dapat tidur." (HR Bukhari)

diambil dari milis:komunitas historia

Senin, 05 Januari 2009

SELAMATKAN ANAK-ANAK PALESTINA




Kamis, 25 September 2008

Rusia Larang Kartun 'The Simpsons


Kamis, 25/09/2008 14:20 WIB

Rusia Larang Kartun 'The Simpsons

'Rita Uli Hutapea - detikNews

-->Moskow - Pemerintah Rusia melarang pemutaran serial kartun televisi terkenal Amerika, 'The Simpsons'. Acara itu akan diganti dengan program yang mengajarkan patriotisme pada anak-anak.


Selain serial 'The Simpsons', dua kartun asal Amerika lainnya, 'South Park' dan 'Family Guy' juga akan dihentikan penayangannya. Alasannya, 'The Simpsons' dan 'Family Guy' telah melanggar hak-hak anak. Sedangkan sebuah episode 'South Park' dituding telah memancing kebencian beragama.


Pengawas siaran Rusia bahkan saat ini tengah mempertimbangkan untuk mencabut lisensi jaringan kartun yang menyiarkan serial kartun AS tersebut.Menurut State Duma, parlemen Rusia, frekuensi jaringan tersebut akan diberikan ke jaringan baru milik pemerintah yang menggambarkan posisi pemerintah dalam bidang kebijakan pemuda.


Gagasan untuk membentuk saluran baru pemerintah tersebut menuai kritikan dari para aktivis. Pemerintah Rusia dituding kembali ke era indoktrinisasi Uni Soviet." Keinginan untuk membentuk saluran patriotisme anak muda merupakan salah satu upaya oleh otoritas untuk mendoktrin dan mencuci otak kaum muda," cetus Lev Ponomarev, aktivis HAM dan anggota partai oposisi pimpinan Garry Kasparov seperti dilansir harian Daily Telegraph, Kamis (25/9/2008).Sebagai ganti serial kartun 'The Simpsons', 'South Park' dan 'Family Guy', anak-anak Rusia akan disuguhi program yang mengajarkan mereka tentang patriotisme, menghormati nilai-nilai keluarga dan pentingnya olahraga.


Langkah ini dilakukan di saat anggota parlemen Rusia juga tengah mempertimbangkan mata pelajaran wajib tentang pengenalan patriotisme di seluruh sekolah negeri itu.Beberapa bulan lalu, pemerintah Venezuela telah melarang penayangan serial kartun 'The Simpsons'. Alasannya, tayangan itu mungkin memberi pengaruh buruk kepada anak-anak.(ita/nrl) -->

Saatnya Kita Peduli

Mimpi Kita Tentang Ruang Publik JAKARTA, yang Mendukung Kehidupan yang Berkualitas di tumbuhkan dari Sejengkal RUMAH TINGGAL, itulah kami Rumah Baca Zhaffa.

Donasi Untuk kami.
Agar Rumah Baca Zhaffa bisa berkembang dan jumlah buku bisa bertambah serta sarana lebih lengkap, kami mengajak anda para pembaca, donatur. Baik secara individu, organisasi maupun korporat, jangan sungkan-sungkan membantu dan bergabung bersama kami. Kami sangat terbuka untuk kemajuan pendidikan, dukungan anda sangat berarti bagi pendidikan anak Indonesia.
Silahkan kirimkan apa saja, baik baru maupun bekas pakai (tapi masih layak) berupa buku, majalah, buletin, tabloid, mainan edukatif, laptop, infocus, speaker atau dana ke Rumah Baca Zhaffa.

Anda bisa mendongeng, sulap, melukis, tari, operet,teater ataupun apa saja yang bisa meramaikan kegiatan-kegiatan yang kami lakukan, kami mengundang anda untuk bergabung menjadi relawan Rumah Baca Zhaffa.
Silahkan kontak kami.

jika ada perusahaan/lembaga yang ingin menyalurkan CSR-nya kami berikan kompensasi , logo perusahaan akan kami sertakan di setiap liflet/poster/spanduk kegiatan. Juga di http://rumahbaca-zhaffa.blogspot.com/ dan di lokasi Rumah Baca Zhaffa. Jika ada yang ingin urun rembuk mengatasi dana operasional, berapa saja, dengan senang hati dan bahagia kami menerimanya.
alamat Rb Zhaffa Jl. Menara Air VII NO. 30A RT. 07/011 Manggarai – Jakarta,
Telp 081905098709



Donasi Untuk Rumah Baca Zhaffa.
1. Bank BSI, No Rek:79-9999-4045, A/N RUMAH BACA ZHAFFA, Cabang Sudirman, Jakarta.

Jika anda mentransfer donasi , informasikan kembali kepada kami melalui rumahbacazhaffa@gmail.com atau wonkyudyzhaffa@yahoo.com atau 081905098709 (yudy)