Kamis, 10 September 2026

18 Tahun Rumah Baca Zhaffa: Ketika Orang Tua Mulai Merasa Memiliki

18 Tahun Rumah Baca Zhaffa: Ketika Orang Tua Mulai Merasa Memiliki


Selasa, 25 Agustus 2026, menjadi salah satu hari yang penuh kebahagiaan bagi keluarga besar Rumah Baca Zhaffa (RBZ).

Sehari sebelumnya, tepat pada 24 Agustus 2026, Rumah Baca Zhaffa genap berusia 18 tahun.

Delapan belas tahun bukanlah waktu yang singkat.

Ada begitu banyak cerita, perjuangan, keterbatasan, pertemuan, perpisahan, serta orang-orang baik yang datang dan ikut mewarnai perjalanan Rumah Baca Zhaffa. Dari sebuah ruang kecil, RBZ terus berusaha hadir menemani anak-anak untuk belajar, membaca, bertanya, bermain, dan tumbuh bersama.
Namun, perayaan ulang tahun ke-18 kali ini terasa berbeda.
Bukan karena acaranya besar atau mewah. Justru karena sesuatu yang sederhana terjadi dan memiliki makna yang jauh lebih besar.
Para orang tua anak-anak binaan berinisiatif merayakan ulang tahun Rumah Baca Zhaffa.

Ketika Orang Tua Mulai Merasa Memiliki

Awalnya, beberapa orang tua berinisiatif untuk patungan membuat nasi liwet sebagai bentuk syukur atas ulang tahun RBZ.
Informasi mengenai rencana perayaan kemudian dibagikan melalui grup WhatsApp orang tua. Mereka yang ingin berpartisipasi dipersilakan untuk ikut bersama-sama merayakan ulang tahun Rumah Baca Zhaffa.

Ternyata, responsnya begitu hangat. Satu per satu makanan mulai berdatangan. Ada ayam goreng, lalapan, buah-buahan, puding, es buah, kue-kue, dan berbagai makanan lainnya. Semuanya dibawa dengan sukarela oleh para orang tua. Saat melihat semua itu, kami menyadari satu hal:

Rumah Baca Zhaffa ternyata sudah mulai menjadi milik bersama.

Selama ini, mungkin RBZ sering dipandang sebagai sebuah gerakan yang selalu digerakkan oleh pendirinya. Berbagai kegiatan diinisiasi, program dibuat, relawan diajak terlibat, dan berbagai kolaborasi dibangun. Tetapi sebuah gerakan literasi tidak akan pernah cukup jika hanya bergantung kepada satu atau dua orang. Gerakan akan menjadi lebih kuat ketika orang-orang yang merasakan manfaatnya mulai ikut bergerak.

Dan hari itu, para orang tua menunjukkan bahwa mereka bukan lagi sekadar orang tua yang mengantar anaknya belajar.

Mereka sudah menjadi bagian dari ekosistem literasi Rumah Baca Zhaffa.

Mereka mulai merasa memiliki. Mereka mulai menyadari bahwa keberadaan RBZ dibutuhkan untuk membantu perkembangan pengetahuan, kemampuan literasi dasar, dan karakter anak-anak mereka. Bagi kami, inilah salah satu hadiah ulang tahun ke-18 yang paling berharga.

Ruang yang Mendadak Terasa Sempit

Hari itu, sekitar 50 anak binaan hadir. Para relawan remaja juga ikut berkumpul dan berbaur bersama anak-anak serta orang tua. Ruangan Rumah Baca Zhaffa yang sehari-hari digunakan untuk belajar terasa semakin kecil ketika semuanya berkumpul. 

Hari itu, sekitar 50 anak binaan hadir. Para relawan remaja juga ikut berkumpul dan berbaur bersama anak-anak serta orang tua.Ruangan Rumah Baca Zhaffa yang sehari-hari digunakan untuk belajar terasa semakin kecil ketika semuanya berkumpul. Tetapi justru di situlah kehangatannya.

Tidak ada jarak antara anak-anak, orang tua, relawan, dan pengelola. Semua duduk bersama, tertawa bersama, dan menikmati suasana ulang tahun dengan sederhana. Perayaan pun tidak hanya diisi dengan makan-makan.  Anak-anak diajak mengikuti berbagai permainan dan lomba. Ada lomba ketangkasan memindahkan karet, lomba tebak kata, dan berbagai permainan lainnya.

Para orang tua pun tidak mau kalah.
Mereka ikut dalam lomba tebak lagu yang membuat suasana semakin ramai. Tawa terdengar dari berbagai sudut ruangan. Hari itu, Rumah Baca Zhaffa benar-benar terasa seperti sebuah rumah.



Rumah tempat semua orang bisa berkumpul. Rumah tempat anak-anak belajar. Rumah tempat orang tua berbagi cerita.  Dan rumah tempat banyak orang menemukan kebahagiaan melalui hal-hal sederhana.

Dari Belum Bisa Membaca hingga Berprestasi

Di tengah acara, beberapa perwakilan orang tua juga menyampaikan pengalaman mereka selama anak-anak mengikuti kegiatan di Rumah Baca Zhaffa. Salah seorang orang tua bercerita bahwa keberadaan RBZ sangat membantu proses belajar anaknya di sekolah. Bahkan, materi yang dipelajari di Rumah Baca Zhaffa terkadang sudah lebih dahulu dikenalkan kepada anak sebelum dipelajari di sekolah.

Ada pula cerita yang membuat kami semakin terharu.

Seorang anak bergabung dengan RBZ ketika belum bisa membaca sama sekali. Perlahan, melalui proses belajar dan pendampingan, kemampuan membacanya berkembang. Kini, anak tersebut sudah duduk di kelas 2 SD, sudah mampu membaca, bahkan berhasil mendapatkan peringkat di kelasnya.

Bagi sebagian orang, mungkin itu hanyalah sebuah pencapaian akademik. Namun bagi kami, itu adalah bukti bahwa proses kecil yang dilakukan terus-menerus dapat menghasilkan perubahan yang besar.

Ada pula orang tua yang menceritakan perubahan lain pada anaknya, yaitu dalam hal kepercayaan diri.

Sebelumnya, anak tersebut sangat takut dan pemalu ketika diminta maju ke depan kelas. Berbicara di depan orang lain pun menjadi sesuatu yang sulit. Namun, kebiasaan mengikuti berbagai kegiatan di Rumah Baca Zhaffa perlahan mengubahnya. Di RBZ, anak-anak terbiasa bertemu dengan orang baru. Mereka diajak bertanya, menjawab pertanyaan, maju ke depan, mengikuti permainan, mengikuti kegiatan kreatif, dan berinteraksi dengan teman-teman lainnya.

Tanpa mereka sadari, kebiasaan itu kemudian terbawa ke lingkungan sekolah.

Anak menjadi lebih berani. Lebih percaya diri. Lebih terbiasa berkomunikasi. Dan perubahan seperti inilah yang terkadang tidak bisa diukur hanya dengan angka atau nilai rapor.

RBZ Tidak Bisa Berjalan Sendiri

Di usia ke-18 ini, kami semakin menyadari bahwa mendampingi anak-anak tidak bisa dilakukan oleh Rumah Baca Zhaffa sendirian.  RBZ dapat menyediakan ruang belajar. Relawan dapat membantu memberikan pendampingan. Berbagai kegiatan dapat dirancang untuk menambah pengetahuan dan pengalaman anak. Namun, rumah tetap menjadi sekolah pertama bagi anak-anak. Peran orang tua sangat penting dalam memastikan kebiasaan baik yang dibangun di RBZ terus berlanjut di rumah.

Karena itu, sinergi antara Rumah Baca Zhaffa, orang tua, sekolah, relawan, komunitas, dan berbagai pihak lainnya menjadi sangat penting.

Jangan sampai pendidikan anak sepenuhnya diserahkan kepada satu pihak. Anak-anak membutuhkan lingkungan yang saling mendukung. Mereka membutuhkan orang dewasa yang percaya kepada mereka.

Dan mereka membutuhkan ruang yang membuat mereka merasa aman untuk belajar, bertanya, mencoba, bahkan melakukan kesalahan.

Memotong Kue dan Menyimpan Harapan

Seperti perayaan ulang tahun pada umumnya, tiba saatnya kue ulang tahun yang telah disiapkan dikeluarkan. Semua berkumpul. Kue dipotong. Doa dan harapan pun dipanjatkan.

Di usia yang ke-18 ini, kami berharap Rumah Baca Zhaffa dapat terus membersamai anak-anak di Manggarai dan sekitarnya. Semoga RBZ dapat terus menjadi ruang yang membantu anak-anak mengenal buku, belajar, membangun kepercayaan diri, dan yang tidak kalah penting, membentuk karakter baik mereka.

Kami juga berharap semakin banyak orang baik yang tergerak untuk mendukung perjalanan ini.

Semakin banyak relawan. Semakin banyak mitra. Dan tentu saja, semakin banyak donatur yang bersedia membantu agar kegiatan belajar gratis di Rumah Baca Zhaffa dapat terus berjalan dan berkembang.

Karena semakin banyak dukungan yang hadir, semakin besar pula kesempatan yang dapat diberikan kepada anak-anak.

Nasi Liwet, Kebersamaan, dan Sebuah Doa

Setelah seluruh rangkaian acara selesai, nasi liwet yang sejak tadi dipersiapkan akhirnya dibagikan.
Kami makan bersama. Anak-anak, orang tua, relawan, dan pengelola duduk dalam satu suasana. Tidak ada yang istimewa dari sebuah nasi liwet jika hanya dilihat sebagai makanan.

Tetapi hari itu, nasi liwet menjadi simbol kebersamaan.

Ia hadir dari patungan kecil para orang tua, dari kepedulian, dari rasa memiliki, dan dari sebuah kesadaran bahwa perjalanan Rumah Baca Zhaffa adalah perjalanan kita bersama.

Delapan belas tahun telah berlalu.
Dari ruang kecil, mimpi besar itu masih terus dijaga.
Dan hari itu kami belajar satu hal lagi:

Rumah Baca Zhaffa akan semakin kuat bukan ketika pendirinya mampu melakukan semuanya sendiri, tetapi ketika semakin banyak orang merasa bahwa RBZ adalah bagian dari mereka.

Semoga Rumah Baca Zhaffa panjang umur.
Semoga langkah kecil ini terus memberikan manfaat.
Semoga semakin banyak tangan yang terulur untuk membantu.

Dan semoga anak-anak yang belajar di dalamnya tumbuh menjadi generasi yang cerdas, percaya diri, berkarakter, dan bermartabat.

Karena pada akhirnya, perjalanan Rumah Baca Zhaffa bukan hanya tentang mempertahankan sebuah rumah baca.
Ini adalah tentang menjaga harapan anak-anak agar tetap menyala.

Selamat ulang tahun ke-18, Rumah Baca Zhaffa.

Ruang kecil, mimpi besar.
(wonkyudy)

0 comments:

Saatnya Kita Peduli

Mimpi Kita Tentang Ruang Publik JAKARTA, yang Mendukung Kehidupan yang Berkualitas di tumbuhkan dari Sejengkal RUMAH TINGGAL, itulah kami Rumah Baca Zhaffa.

Donasi Untuk kami.
Agar Rumah Baca Zhaffa bisa berkembang dan jumlah buku bisa bertambah serta sarana lebih lengkap, kami mengajak anda para pembaca, donatur. Baik secara individu, organisasi maupun korporat, jangan sungkan-sungkan membantu dan bergabung bersama kami. Kami sangat terbuka untuk kemajuan pendidikan, dukungan anda sangat berarti bagi pendidikan anak Indonesia.
Silahkan kirimkan apa saja, baik baru maupun bekas pakai (tapi masih layak) berupa buku, majalah, buletin, tabloid, mainan edukatif, laptop, infocus, speaker atau dana ke Rumah Baca Zhaffa.

Anda bisa mendongeng, sulap, melukis, tari, operet,teater ataupun apa saja yang bisa meramaikan kegiatan-kegiatan yang kami lakukan, kami mengundang anda untuk bergabung menjadi relawan Rumah Baca Zhaffa.
Silahkan kontak kami.

jika ada perusahaan/lembaga yang ingin menyalurkan CSR-nya kami berikan kompensasi , logo perusahaan akan kami sertakan di setiap liflet/poster/spanduk kegiatan. Juga di http://rumahbaca-zhaffa.blogspot.com/ dan di lokasi Rumah Baca Zhaffa. Jika ada yang ingin urun rembuk mengatasi dana operasional, berapa saja, dengan senang hati dan bahagia kami menerimanya.
alamat Rb Zhaffa Jl. Menara Air VII NO. 30A RT. 07/011 Manggarai – Jakarta,
Telp 081905098709



Donasi Untuk Rumah Baca Zhaffa.
1. Bank BSI, No Rek:79-9999-4045, A/N RUMAH BACA ZHAFFA, Cabang Sudirman, Jakarta.

Jika anda mentransfer donasi , informasikan kembali kepada kami melalui rumahbacazhaffa@gmail.com atau wonkyudyzhaffa@yahoo.com atau 081905098709 (yudy)